Kenapa rumput tetangga terlihat lebih hijau?
sajamil.blogspot.com-Assalamualaikum.. Semoga para netizen sehat selalu. Ada istilah "kenapa rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau". Artinya kenapa orang lain tampak lebih sempurna dibanding kita. Baik mari kita kupas bersama.
Manusia yang ada di luar sana hebat-hebat, kaya, pintar, menarik. Kemudian diri ini mulai berkaca. Terlahir dari keluarga yang biasa-biasa saja bukannya tak mungkin membuat kita minder untuk bergaul dengan ribuan manusia kece di luar sana. "NAMUN apakah betul, kita diciptakan tanpa kelebihan sama sekali?"
Yuk kita mulai melihat dari kacamata positif! Agar kita lebih percaya diri dalam bergaul dengan mereka yang hebat menurut kacamata kita. Berikut beberapa faktor yang membuat kita minder;
1. Mereka serba punya ini-itu, sementara kita?
Kita pasti merasa seperti judul di ataskan? Ayooo ngaku... Lahir dari keluarga yang biasa-biasa saja memang terkadang membuat kita membandingkan materi yang kita punya dengan teman-teman sepergaulan kita. Mereka punya laptop, gadget yang lagi nge-trend, fashion yang oke. Minder? Pastinya!
Tapi jangan salah dulu. Materi yang mereka punya mungkin dari orang tua mereka. Bukan itu yang harusnya kita banggakan. Bertekunlah lewat studi dan karir kita, bukan hanya gadget dan fashion oke saja yang bisa kita beli, mungkin banyak hal melampaui itu semua. Lebih oke kan kalau modal sendiri?
2. Bukan dari materi saja, dari pendidikan, mereka pasti lebih terjamin.
"Punya banyak buku baru dan lengkap, bisa les ini-itu. Pantas saja mereka pintar." Eh, jangan salah dulu! Kita mungkin tidak semampu mereka, tapi bukan berarti kepintaran itu hanya didapat kalau kita punya segudang buku dan les diluar sana.
Kita yang tekun, dan punya banyak waktu senggang untuk belajar sendiri juga pasti memiliki kepintaran yang setara atau mungkin lebih dibanding mereka. Kebiasaan belajar kita yang terus kamu ulang semakin mengasah kecepatan otakmu dalam belajar. Menjadi seorang fast learner juga sudah cukup membanggakan bukan?
Yang harus kita ingat:
Kepintaran itu bukan bakat. Jadi, semua orang bisa pintar asal mau belajar.
3. Punya banyak bakat dan kebisaan, membuat mereka terlihat makin hebat.
Mereka yang berkecukupan pasti akan semakin memperlengkapi dirinya, lewat pembinaan keterampilan, les, dan lain sebagainya. Kita? Tidak perlu minder. Banyak wadah untuk mengembangkan bakat yang kamu punya.
Bakat merupakan kemampuan alami yang sebenarnya sudah ada di diri setiap orang, sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk mengembangkannya. Cukup aktif dalam banyak kegiatan / wadah, maka bakat kita akan semakin terasa dan bisa tersalurkan.
4. Cantik atau tampan itu relatif. Tapi kecakapan hati, itu yang harus mutlak ada.
Cantik atau tampan itu relatif. Tergantung dari orang yang memandang. Memang, fisik membuat orang mudah jatuh cinta. Tapi jangan salah, kecakapan hati justru membuat orang lain bisa mencintai dan mengagumi kita dengan tulus.
Kulit bisa keriput. Rambut bisa memutih. Fisik bisa berubah. Begitupun kekaguman orang pada kecakapan fisik. Percaya dirilah dengan diri kalian apa adanya. Kalian diciptakan berbeda-beda dan punya keunikan fisik masing-masing.
Itulah 4 faktor yang membuat kita minder. Ingatlah semua makhkuk diciptakan Allah dengan seimbang, lengkap dengan kekurangan dan kelebihan.
Percayalah, tidak ada di dunia ini yang diciptakan lengkap hanya dengan kekurangan saja. Atau mungkin dengan kelebihan saja. Bisa saja materi memang tidak memadai, tapi kecepatan otak kita sudah Tuhan bekalkan agar kita bisa bersaing dengan mereka yang punya materi lebih.
Jadi intinya. Kenapa kita selalu merasa rumput orang lain itu lebih hijau dan indah? Karena kita selalu membandingakan kekurangan kita dengan kelebihan mereka.
Tidak adil kalau kekurangan diri kita sendiri selalu dibandingkan dengan kelebihan orang lain. Karena menurut pepatah arab. "La tahtaqir man duunaka falikulli syaiin maziyyah" artinya janganlah kamu merendahkan orang yang lebih rendah darimu, karena setiap sesuatu itu memiliki kelebihan.
Jangan merasa diri kita ini diciptakan hanya dengan kekurangan, dan merasa mereka diciptakan selalu dengan kelebihan. Hanya saja kita belum mengetahui apa kelebihan kita dan apa kekurangan orang lain. Tapi jangan sampai hal ini membuat kita menjadi mencari celah dan kekurangan orang lain yaa sob...
Sekarang... masih ingin minder??? Beryukurlah kuncinya agar tidaj minder lagi.

Komentar
Posting Komentar